Senin, Mei 25, 2009

Kepada sebuah hati

Sungguh, baru aku sadari kadang cinta memang tak harus butuh waktu lama untuk merasa "u are the one" ataupun hanya untuk menemukan apa yang selama ini aku cari. Mungkin benar, seseorang baru akan mengerti apa arti bahagia jika dia pernah merasakan sakit & sedih. Kadang geli rasanya mengingat perkenalan yang begitu singkat tapi menghasilkan sebuah komitmen yang lebih erat dari perkenalan yang berbulan-bulan bahkan hitungan tahun.

Ku pikir ini akan butuh waktu lama, ku pikir aku hanya akan jadi boneka mainan baginya, ku pikir ini hanya sesaat lalu menguap seiring berjalannya waktu. Bahkan aku nggak berani berharap terlalu banyak darinya, kar'na aku nggak mau terlalu kecewa nantinya, seperti yang sudah-sudah.

Tapi ternyata aku salah. Aku tau dia bukan perayu, bukan pujangga, bukan pengumbar kata-kata romantis, tapi cukup dengan bukti. Melindungiku dengan caranya sendiri, dan membuatku merasa nyaman saat bersamanya. Bisa aku rasakan keseriusannya. Bahkan selama ini tak pernah terpikirkan olehku untuk ber-"sarimbit" ria dengan siapapun. Tapi dia, dengan tiba-tiba, tanpa ku duga, mengajakku ber-sarimbit. Oh my God...meleleh aku dibuatnya!!! Hmmm...mungkinkah ini adalah hikmah dari sakitku kemarin....?

Aku dan dia, masing-masing memang bukan yang pertama. Tapi aku harap ini akan jadi yang terakhir dan menjadi bab penutup dalam jilid demi jilid novel hidupku.

Kepada sebuah hati, selamat datang di hidupku, menjadi bagian dalam perjalanan langkah kaki ini untuk mencari sebentuk hati, tuliskan sebuah kisah dalam lembar demi lembar diary kehidupan. Bukan tentang aku, bukan pula tentang kamu, tapi tentang kita, tentang cinta kita....

Minggu, Mei 10, 2009

tiada yang salah dan dipersalahkan...

Waktunya bersenang-senang...happy happy, berlibur, menikmati deburan ombak yang berlomba di pantai, merayap berkecipuk ria di kakiku, seakan mengajakku bermain dan berkata "ayo, ke...ini waktunya menikmati kebebasanmu, bebas dari masalah-masalah yang membelenggumu, lupakan segala beban pikiranmu, teriaklah sepuasmu, tumpahkan segala galau yang ada, melebur dalam riuhnya angin dan hempasan gelombang pasang..."

Yah...lega rasanya bisa menikmati pantai, menghabiskan malam di jogja. Setelah semua masalah yang mendera hidupku, membuatku stres, hingga berujung "nginap" di PKU selama 2 hari. Huhh...betapa aku butuh refreshing...

Bukan salah siapa-siapa. Ga ada yang harus dipersalahkan atas sakitku. Entahlah, mungkin tubuh ini hanya ingin memberontak setelah tekanan demi tekanan yang aku rasakan, baik fisik maupun psikis. Baik pekerjaan maupun relationship. Tubuh ini hanya butuh refreshing, juga pikiranku. Aku benar-benar lelah atas apa yang terjadi pada hidupku akhir-akhir ini. Mungkin ini jalan yang terbaik, setidaknya bagiku, entah baginya...

Yang pasti, aku hanya ingin dia bahagia, denganku atau tanpaku...