"Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat.."
Kangen banget rasanya, pengen ke jogja. Mungkin udah 6 bulan lebih aku nggak kesana. Serasa ada suatu perasaan yang bergejolak menuntunku kesana. Ya...jogjakarta...kota yang penuh kenangan dalam hidupku. Betapa aku pernah merindukan seseorang yang ada disana,sekeping hati dibumi Merapi. Namun akhirnya harus aku tinggalkan dia karena perbedaan. Bukan karena perbedaan keyakinan, atau perbedaan status. Tapi karena perbedaan prinsip dan pemikiran.
Apa dan siapapun dia, aku tau dia masih sangat menginginkan ku kembali. Amarahnya ketika aku ceritakan tentang kekasihku sekarang, menunjukkan bahwa dia masih sangat menyayangiku. Tapi bagaimanapun juga, aku tak mungkin kembali padanya, dan dia bisa pahami itu...
Hanya saja kerinduan ini selalu hadir disela nafasku. Bukan lagi rindu padanya. Tapi rindu pada kenangan-kenanganku, pertama kalinya aku merasakan hidup di kos, merasakan susahnya cari uang, panas dan peluh aku rasakan, tangisanku yang meng-anak sungai di sepanjang perjalanan Jogja - Solo. Disana...ya...diatas sebuah kereta yang bernama PRAMEX. Juga kerinduanku pada nafas kota Jogja yang tak pernah mati.
Andai aku bisa menghabiskan waktu semalam saja disana, hanya untuk mengais sisa-sisa kenanganku, menelusuri jalan-jalan berdebu, diantara lampu-lampu kota Malioboro, makan di warung hick, naik Cobutri dari Wirobrajan ke Pasar Kembang, yang kemudian disambung dengan PRAMEX ke Solo...
Uhf...sesak di dada..!!!
Kamis, Januari 15, 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


3 komentar:
:@ :` :))
:~
:f :D :) ;;) :x :$ x( :?
:@ :~ :| :)) :( :s :(( :o
Poskan Komentar